Teknik Pemupukan merica

By | 17 November 2016

2bPaktani.info – Petani merupakan pahlawan yang secara tidak langsung membantu memenuhi kebutuhan pokok kita. mengapa begitu? sebab jika tidak ada yang menanam pagi apakah kita bisa makan nasi? jika petani tidak ada apakah kita bisa menanam sendiri sedang lahan tidak pui indonesia memiliki iklim tropis sehingga cocok untuk menanam padi, singkong, pisang, dan ubi jalar yang kesemua itu merupakan komoditas andalan kita. berikut kita bahas masalah budidaya tanaman dan langkah-langkahnya.

PEMUPUKAN PADA TANAMAN LADA
Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi pada tanaman, lada perlu diberikan pupuk organis seperti pupuk kandang, kompos dan pupuk pupuk buatan (anorganis).
Pupuk organik diberikan sebagai pupuk pendahuluan sebanyak 5 hingga 10 kg perlubang tanaman. Untuk pupuk anorganis dapat diberikan pupuk seperti Urea, KCL dan TSP

Dosis pupuk.
Dosis pupuk tergantung pada kesuburan tanah, umur tanaman, dan lain-lain.
Untuk pedoman umum pada saat pemupukan lada dengan Urea, KCL dan TSP dapat dilihat penjelasan berikut

a. Untuk tanaman muda:
I. Umur 8 hingga 12 bulan:
• Urea sebanyak 50 gr/pohon/tahun.
• TSP sebanyak 25 gr/pohon/tahun.
• KCL sebanyak 20 gr/pohon/tahun.

II. Umur 1 hingga 2 tahun:
• Urea sebanyak 100 gr/pohon/tahun.
• TSP sebanyak 50 gr/pohon/tahun.
• KCL sebanyak 40 gr/pohon/tahun.

III. Umur 2 hingga 3 tahun:
• Urea sebanyak 200 gr/pohon/tahun.
• TSP sebanyak 100 gr/pohon/tahun.
• KCL sebanyak 80 gr/pohon/tahun.

b. Untuk tanaman yang sudah berproduksi.
Dosis pupuk dapat diberikan sebagai berikut:
• Urea : 400 hingga 500 kg/Ha/Tahun.
• TSP : 400 hingga 500 kg/Ha/Tahun.
• KCL : 300 hingga 375 kg/Ha/Tahun.

Waktu pemupukan.
Pemupukan dilakukan sebaiknya 2 kali dalam setahun, yakni pada setiap musim awal penghujan dan musim akhir penghujan diberikan masing-masingnya setengah bagian dari dosis diatas.

Cara pemupukan tanaman lada.
Buatlah lubang pupuk atau saluran (parit) kecil disekeliling pangkal batang sejarak ujung dari tajuk pohon. Campurkanlah pupuk Urea, KCL dan TSP sesuai dengan dosis kemudian dimasukkan ke dalam lubang pupuk tersebut. Setelah pupuk dimasukkan segera lubang ditutup kembali oleh tanah.

Catatan:
Pupuk dapat diberikan secara sendiri-sendiri atau secara campuran. Pencampuran Urea, KCL dan TSP hanya dapat dilakukan apabila setelah pencampuran tersebut segera dilakukan pemupukan, dan pupuk yang telah di campur tadi harus habis dalam satu kali pemupukan.

Begitulah artikel yang dapat kami sampaikan dan jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar dan jangan lupa menggunakan bahasa yang baik. terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *