Panen Raya Lada Thailand di Pulau Belitung

By | 30 Juni 2017

Menanggapi evaluasi kinerja satuan kerja (satker) di Kabupaten Belitung pada tahun 2015 Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) menyebutkan lada di Thailand lebih produktif daripada Belitung. Panen bahkan sampai lima kali lipat dibanding lada di Belitung. “Jadi kami ingin belajar, sampai lima kali produksi kita,” kata Sanem yang dikonfirmasi setelah acara Dinas Pertamanan dan Hortikultura (TPHP2K2P) Kabupaten Belitung, Senin (5/1) kemarin.

Sanem pernah berkomunikasi dengan Asosiasi Eksportir Lada Indonesia (AELI) dalam waktu dekat akan mengundang Sanem untuk berkunjung ke Thailand. “Dalam waktu dekat saya akan diajak ke sana untuk belajar,” kata Sanem. Sanem juga penasaran kenapa. Apakah pola tanam menggunakan teknologi, atau perawatan, atau faktor lainnya. Sesampai di sana, pengetahuan yang didapat akan diterapkan di Belitung. “Nanti kalau kita lihat mungkin kita mengirim pelatih atau tenaga disini bagaimana cara meningkatkan produktivitas,” katanya.

Jadi nanti selain meningkatkan produksi tanaman pangan, ditambah kualitas lada nomor satu dunia, lada Belitong semakin terkenal. Syukur bisa jadi komoditas andalan kembali seperti sebelumnya. Jika lahan potensial, Belitong, beberapa kabupaten berpotensi untuk pengembangan lada. Seperti Kecamatan Membalong, Kecamatan Nasik Selat dan Kecamatan Badau. “Karena itu kami punya program revitalisasi petani lada,” katanya. Ke depan, memprioritaskan bagaimana meningkatkan produktivitas pupuk dan pestisida. Subsidi khusus pupuk lada akan diperiksa, jangan sampai subsidi pupuk bersubsidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *