Begini Teknik Tanam merica “merica-us”

By | 14 Agustus 2016

t2

Paktani.info – Petani merupakan pahlawan yang secara tidak langsung membantu memenuhi kebutuhan pokok kita. mengapa begitu? sebab jika tidak ada yang menanam pagi apakah kita bisa makan nasi? jika petani tidak ada apakah kita bisa menanam sendiri sedang lahan tidak pui indonesia memiliki iklim tropis sehingga cocok untuk menanam padi, singkong, pisang, dan ubi jalar yang kesemua itu merupakan komoditas andalan kita. berikut kita bahas masalah budidaya tanaman dan langkah-langkahnya.

A. Bahan Bibit Asal Biji
Hanya dipakat kalau tidak ada lagi bahan stek karena biayanya sangat mahal.
Bahan bibit diambilkan dari biji yang betul-­betul sudah tua, dan dari buah yang terisolir yaitu buah-buah yang tandannya di­bungkus pada waktu masih berupa bunga.

B. Bahan bibit asal stek.
Cara ini lazim dipergunakan karena mudah dan murah.
Syarat-syarat bahan stek yang baik :
Berasal dari sulur panjat yang tumbuhnya keatas dan melekat pada pohon sandaran.
Panjang stek sekurang-kurangnya 7 ruas (dapat diambil terus menerus dari satu tanaman).
Stek diambil dari batang yang sudah agak mengayu dan dari tanaman yang sudah berumur ± 2 tahun.
Pohon induk harus kuat, pertumbuhan bagus, dan daun berwarna hijau tua.

PERSIAPAN DAN PENANAMAN DI KEBUN

Persiapan di kebun.
Sediakan tiang-tiang pemanjat (pendukung). Tiang pemanjat ada 2 macam yaitu:
Tiang kayu/beton.
Pohon hidup (dadap minyak, dadap duri).
Tiang-tiang pemanjat ditanam dengan jarak 2,5 x 2,5 m.
Lubang tanaman dibuat disekeliling tiang pemanjat dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm.
Apabila tanah miring buatlah teras-teras atau tanamlah tanaman penutup tanah.
Pada tanah yang datar buatlah selokan-selokan pembuang air.

Penanaman di kebun.
Stek langsung ditanamkan pada lubang tanam yang telah dipersiapkan didekat tiang pemanjat.
Bagian stek yang dimasukkan kedalam tanah adalah 4 buku/ruas.
Stek diletakkan miring didekat permukaan tanah.
Sebaiknya tanah galian terlebih dahulu dicampur dengan pupuk kandang/kompos secukupnya.
Berilah pelindung pada stek yang baru ditanam tersebut.
PEMELIHARAAN.

Bersihkan kebun dari rerumputan pengganggu.
Pangkaslah pohon-pohon pemanjat, pada musim penghujan dengan pemangkasan berat dan pada musim kemarau dengan pemangkasan ringan.
Ikatlah tanaman pada tiang-tiang pemanjat agar tanaman melekat pada tiang sebelum akar perekat menjadi kuat.
Yang diikat hanyalah cabang yang tumbuh keatas sedangkan cabang-cabang samping tidak perlu.
Buanglah cabang-cabang pada pangkal pohon yang menutup tanah.

Pemangkasan.

Tujuan :
Untuk memperoleh cabang samping (cabang buah) yang lebih banyak.
Untuk mendapatkan pohon yang rimbun.

Cara pemangkasan :
Pemangkasan dilakukan pada ruas yang tidak terdapat cabang-cabang samping.
Apabila tanaman sudah mempunyai 8 atau 9 ruas maka harus dipangkas pada ketinggian 25-30 cm dari tanah.
Tunas yang tumbuh dari batang stek utama harus dipangkas pula dan pangkasannya dapat dijadikan sebagai bahan stek.
Sulur-sulur yang kemudian tumbuh diikatkan ketiang pemanjat dan bila telah lebih dari 10 ruas dipangkas lagi hingga tinggal 3-4 ruas dari pangkasan pertama.
Pemangkasan dilakukan terus sampai sulur mencapai ujung tiang pemanjat.

PEMUPUKAN TANAMAN LADA.

Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi tanaman lada perlu diberikan pupuk organis (pupuk kandang, kompos) dan pupuk anorganis (pupuk buatan).
Pupuk organis diberikan sebagai pupuk pendahuluan sebanyak 5-10 kg per lubang tanaman. Untuk pupuk buatan dapat diberikan pupuk Urea, TSP dan KCL.

Bwgitulah artikel yang dapat kami sampaikan dan jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar dan jangan lupa menggunakan bahasa yang baik. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *