Banyak Jenis Pisang di Indonesia “pisang-besar”

By | 14 Agustus 2016

Paktani.info – Petani merupakan pahlawan yang secara tidak langsung membantu memenuhi kebutuhan pokok kita. mengapa begitu? sebab jika tidak ada yang menanam pagi apakah kita bisa makan nasi? jika petani tidak ada apakah kita bisa menanam sendiri sedang lahan tidak pui indonesia memiliki iklim tropis sehingga cocok untuk menanam padi, singkong, pisang, dan ubi jalar yang kesemua itu merupakan komoditas andalan kita. berikut kita bahas masalah budidaya tanaman dan langkah-langkahnya.

Pisang Tanduk

Keistimewaan pisang tanduk ini ialah bentuk buahnya yang besar panjang dan melengkung seperti tanduk. Panjangnya dapat mencapai 30 cm. Pisang ini tidak seperti jenis lainnya, produksi buahnya sangat sedikit. Satu pohon hanya menghasilkan tiga sisir, rata-rata tiap sisirnya terdiri dari 10 buah. Berat per buah mencapai sekitar 300 g. Kulit buah tebal berwarna kuning kemerahan berbintik cokelat. Daging buah berwarna merah kekuningan, rasanya manis sedikit asam, dan aromanya kuat.

Pisang Nangka

Pisang ini kulit buahnya tetap berwarna hijau walaupun sudah matang. Kulit buah ini agak tebal. Buahnya berukuran besar, panjangnya dapat mencapai 28 cm. Bentuk buah melengkung. Walaupun berukuran agak besar, pisang – yang berasal dari Malang, Jawa Timur, – ini hanya berbobot 150-180 g per buah. Daging buah berwarna kuning kemerahan dengan rasa manis sedikit asam dan aroma harum.

Pisang kepok

Bentuk buah pisang kepok agak gepeng dan bersegi. Karena bentuknya
gepeng, ada yang menyebutnya pisang gepeng. Ukuran buahnya kecil,
panjangnya 10-12 cm dan beratnya 80-120 g. Kulit buahnya sangat tebal
dengan warna kuning kehijauan dan kadang bernoda cokelat.

Ada dua jenis pisang kepok, yaitu pisang kepok kuning dan pisang kepok
putih. Secara kasat mata dari luar bentuk pisangnya hampir sama. Hanya
nanti saat daging buahnya diiris, baru terlihat kalau kepok kuning
berwarna kekuningan, sedangkan kepok putih lebih pucat. Rasa kepok
kuning lebih manis, sedangkan yang kepok putih lebih asam. Itu kenapa
orang enggan mengkonsumsi pisang kepok putih, dan menjadikannya
makanan burung. Padahal nilai gizi yang terkan

Bwgitulah artikel yang dapat kami sampaikan dan jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar dan jangan lupa menggunakan bahasa yang baik. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *