Menelan Angkuh di Diriku
Aku, dalam perjalan hidupku ku telah menjejak banyak langkah. Ku telah banyak terlibat dalam hidupku. Ku telah menelan banyak kepahitan di tiap hari-hari ku. Lalu, demi mencapai angan ku, ku jejali hari-hari ku yang kini dengan mempelajari masa lalu ku. Mencerdaskan hari kini ku dengan pengalaman ku. Ku berusaha menyempurnakan hari esok ku. Agar tak begitu meleset dari harap ku. Dan ku yakin, aku mampu menaklukkan hari-hari itu. (more…)



Muhammad Farhan, itu nama panjangnya. Aku biasa memanggilnya bang Farhan. Sosok santun namun berpendirian keras. Seorang yang kami (aku, keluargaku dan dia) sepakati sebagai salah satu anggota keluarga tambahan, saudara angkatku.Dia Farhan, bang Farhan, bukan Darius. Dia memiliki sejuta pengalaman hidup, mulai manis hingga getir. Aku banyak belajar kebijaksanaan darinya.