Pansus Century, Upaya Menjatuhkan SBY

Posted by sibudi | Pikiran | Wednesday 24 February 2010 8:32 pm

Dua bulan lebih sudah tim pansus kasus bank Century bekerja. Sampai akhirnya mereka harus menyampaikan pandangan akhir atau penilaian final atas penyelidikan yang telah dilakukan selama hampir dua bulan tersebut. Memang sih, selayaknya sebuah persidangan, selalu ada berbagai macam bentuk pendapat yang muncul. Namun, titik permasalahan yang terjadi terletak pada fakta-fakta yang terungkap dan kepentingan-kepentingan yang tidak terungkap. Ya, sejujur atau semurni apapun itikad mereka yang terlibat pada pansus Century ini tidak dapat menutupi adanya kemungkinan bahwa ada upaya-upaya untuk menjatuhkan pemerintahan yang sekarang. (more…)

Muhammad Farhan, bukan Darius

Posted by sibudi | Cerita Dikit | Saturday 20 February 2010 1:09 am

Muhammad Farhan, itu nama panjangnya. Aku biasa memanggilnya bang Farhan. Sosok santun namun berpendirian keras. Seorang yang kami (aku, keluargaku dan dia) sepakati sebagai salah satu anggota keluarga tambahan, saudara angkatku.Dia Farhan, bang Farhan, bukan Darius. Dia memiliki sejuta pengalaman hidup, mulai manis hingga getir. Aku banyak belajar kebijaksanaan darinya.

Ku telah lupa kapan terakhir bertemu dengan dia. Seingatku, sekitar empat tahun yang lalu. Dia berpamitan untuk mengadu nasib di jakarta. Dia ingin mendapatkan kenyamanan dan kesejahteraan. Entah apa yang ada dalam pikirannya, tak satupun dari kami yang bisa menahan keinginannya. Sampai akhirnya, sore tadi aku berhasil bertemu dengan dia. Dia yang sekarang jauh makin kurus, makin terlihat lelah namun tetap dengan senyum khasnya yang bersahaja. Dia Farhan, bukan Darius. (more…)

The Long Journey of Me

Posted by sibudi | Cerita Dikit | Tuesday 16 February 2010 2:11 pm

Liburan…Hal yang paling ku tunggu-tunggu. Liburan merupakan satu-satunya kesempatan ku untuk membenahi otakku yang udah kusut banget selama perkuliahan. Kusut karena tugas, kusut karena kuliah itu sendiri, atau juga kusut karena urusan organisasi ku. Fiuhh…untuk sementara ku bisa lega rasanya. Pada kesempatan kali ini, aku memanfaatkan liburanku untuk bersilaturahmi ke rumah sepupu ku di Tangerang.

Awalnya, ku kesulitan menentukan pilihan, transportasi apa yang harus kugunakan?Pada dasarnya, ku ingin menggunakan Kereta Api, masalahnya aku belum begitu mengerti situasi di stasiun Gambir atau Senen. Yang jelas, aku ga mau kejadian “stasiun Tugu” terulang lagi. Bisa diketawain orang buta yang ngeliat aku ntar. Aku juga sempat mikirin untuk naik Bis, tapi berita kriminal di tv udah terlanjur buat aku ngeri. Pesawat terbang, sudah jelas jauh dri jangkauan dompetku. Yaah..akhirnya ku terpaksa menggunakan travel. Transportasi yang bersedia mengantar sampai ke tujuan dengan bayaran setengah harga pesawat…Dohh… (more…)

Konspirasi Besar Menjatuhkan KPK

Posted by sibudi | Pikiran | Friday 12 February 2010 12:57 pm

Antasari Azhar, sosok tegas tak kenal kompromi jebolan kejaksaan negri itu kini kian terpuruk. Segala prestasinya selama menjaba sebagai ketua KPK seakan tak bernilai lagi. Walau demikian, masih banyak masyarakat Indoesia yang simpatik pada Antasari, walau vonis 18 tahun penjara telah dijatuhkan oleh pengadilan. Memang, putusan pengadilan itu jauh lebih ringan dari pada tuntutan jaksa penuntut, yang menuntut hukuman mati. Tapi, tetap saja ada kejanggalan yang terjadi dalam proses peradilan ini. Apakah sebenarnya yang terjadi ?.

Sepanjang masa jabatannya sebagai ketua KPK, Antasari kerap kali membuat para koruptor gemetar ketakutan. Tak ada koruptor yang selamat atau bisa kompromi darinya. Hal inilah mungkin yang menyebabkan adanya pihak-pihak yang tak ingin di ganggu aktivitas “makan duit”, membentuk sebuah konspirasi besar-besaran demi menjatuhkan KPK dan siapapun yang ada didalamnya. Ya, mereka tak menghadang Antasari, tujuan besarnya adalah KPK. Masih segar dalam ingatan kita, ketika terjadi kriminalisasi ketua KPK yang lain.

Konspirasi besar-besaran ini semakin hari semakin kelihatan. Selayaknya bola salju yang menggelinding membawa nama-nama para petinggi. Dan dengan halusnya, mereka berkelit dan terbebas dari dakwaan. Konspirasi yang bisa saja melibatkan hampir semua para petinggi di negara ini. Sudah seharusnya pengadilan, sebagai satu-satunya lembaga hukum yang memiliki hak untuk menjatuhkan hukuman dan pengungkap kebenaran bekerja seadil-adilnya. Yaitu, dengan mengungkap kebenaran yang paling benar, mengungkapkan kenyataan yang paling fakta, apapun resikonya siapapun yang terlibat didalamnya. Agar Indonesia benar-benar menjadi negara yang bersih dari segala kemunafikan.

Yang Mana Dulu ya??

Posted by sibudi | Organisasi | Wednesday 10 February 2010 11:23 am

Masalah prioritas sebenarnya bukan masalah baru yang kita hadapi sehari-hari. Hampir setiap hari kita dihadapkan dengan hal ini. Apalagi ketika kita dihadapkan dengan pilihan-pilihan. Terkadang, kita tak merasa telah mengambil keputusan yang salah. Kita telah salah memprioritaskan suatu hal namun mengabaikannya.

Untuk bisa memprioritaskan suatu hal, memang tidak mudah. Kita harus berlatih untuk melihat segala kemungkinan yang bisa terjadi bila keputusan telah ditentukan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk melatih kemampuan ini.

Prioritas Berdasarkan Kebutuhan
Terkadang, kita dihadapkan pada sebuah pilihan yang setiap pilihan itu kita membutuhkannya. Untuk permasalahan seperti ini, kita harus mengkaji mana kebutuhan yang lebih urgent dan mendesak. Lalu, kita harus berandai-andai dengan pilihan yang akan diambil tersebut. Jika dalam ‘perandaian’ itu banyak hal yang mungkin bisa terjadi, maka itulah keputusan yang harus diambil. Jika tidak, maka kita harus mencoba mengandai-andai pada keputusan yang lain.

Prioritas Berdasarkan Kepentingan
Hal ini sering terjadi, bila keputusan yang harus diambil berkaitan dengan orang lain. Bila kita dihadapkan dengan permasalahan seperti ini, maka hal pertama yang harus kita kaji adalah siapa saja yang terlibat dalam setiap keputusan yang bisa kita ambil. Lalu, coba kita lihat lagi orang-orang yang terlibat itu, tentukan berdasarkan kedekatan dengan kita dan hal yang kita butuhkan dari orang tersebut (walaupun yang kita butuhkan dari orang tersebut tidak ada kaitannya dengan pilihan yang ada). Ambillah keputusan bila pilihan tersebut melibatkan orang terdekat dan ada hal yang kita butuhkan dari dirinya.

Prioritas Berdasarkan Keuntungan
Ini merupakan hal yang sulit. Karena kita harus bisa menakar kemungkinan keuntungan yang kita dapat bila keputusan telah diambil. Biasanya untuk mengambil keputusan seperti ini, membutuhkan waktu yang panjang. Karena bisa melibatkan diri kita sendiri atau bahkan orang lain. Tak hanya itu, keputusan ini sering kali mengambang karena ketidak jelasan hal-hal yang mungkin terjadi. Untuk menentukan pilhan atau prioritas akan hal ini. Hanya satu hal yang perlu kita lakukan selain hal-hal seperti poin sebelumnya, yaitu “DOA”.

Next Page »